ants, water, insect

Hewan-hewan ini mengajarkan kita bagaimana menyikapi rezeki‌

Sejauh yang kita ketahui hingga saat ini, hanya manusia-lah makhluk yang memiliki akal. Sudah menjadi hakikat bagi manusia untuk selalu berfikir dan berusaha. Manusia dituntut untuk terus belajar agar bisa maju dan memiliki kehidupan yang lebih baik. Pembelajaran sendiri bisa kita dapat dari mana saja.

Bahkan dari hewan-hewan berikut ini. Insting alami yang mereka  miliki mengajarkan kita tentang bagaimana tuhan mengatur rezeki.

SEMBURAN IBU GURITA

Seekor Induk Gurita dapat mengandung lebih 50 ribu sampai 200 ribu telur dari berbagai spesies gurita yang berbeda. Biasanya induk gurita mengandung sekitar 5-6 bulan. Dan selama itu juga induk gurita itu tidak makan! emoticon-Belo

Dalam masa itu induk gurita mengalami kelaparan yang luar biasa, saat telur mulai menetas biasa setaip induk gurita akan berada dalam keadaan sekarat. Dan saat telur itu menetas, induk gurita akan menggunakan seluruh sisa tenaganya untuk menyemburkan bayi gurita itu agar bisa pergi sejauhnya untuk mendapatkan sumber makanan dan setelah itu induk gurita akan mati dalam keadaan lapar.

Pelajaran ini adalah tentang kerelaan dan keberanianTak sedikit orang-orang yang rela meninggalkan kampung halamannya demi kehidupan yang lebih baik.Dan pelajaran yang lain pun kita dapatkan dari bayi-bayi gurita yang pemberani, tumbuh menjadi gurita dewasa tanpa bergantung pada siapapun,Ketika kita memasuki suasana baru, entah itu kantor baru atau kota yang baru, kita sama seperti bayi-bayi gurita ini. Tak mengerti apa-apa, tak mengenal siapapun, tapi itu bukan alasan untuk tidak maju.Kita harus berani terbuka, melihat setiap peluang dan mengkonversikannya menjadi penghasilan bagi kita.

SEMUT TAK AKAN MEMAKAN MADU

Dikampung saya dipercaya cara ngebedain madu asli dan madu palsu itu, kalau madunya disemutin berarti itu palsu.Ternyata memang sudah hukum alamnya “suatu koloni tidak akan memakan makanan koloni lainnya”Itu juga yang dilakukan lebah, lebah tidak akan memakan gula.Penting bagi kita untuk menyadari mana gula ( makanan semut ), mana madu (makanan lebah)Seandainya kita ganti sebutan jika semut = manusia, dan lebah = setan, berarti makanan kita sesungguhnya adalah gula.

Karena makanan ( baca : materi/uang ) bisa datang sebagai 2 hal, sebagai gula (rezeki) dan juga sebagai madu (dosa)kalau saya sendiri nyebutnya “uang baik dan uang buruk”Caranya adalah lihat dari sumber datangnya. Apakah uang itu datang dari bisnis yang jujur, atau gaji yang sesuai kenerja kita, maka itu menjadi “uang baik”Namun jika datang dari penipuan, malak orang, nyolong, ngobyek kerjaan, mark up pengadaan barang, nilep uang donasi, maka itulah yang disebut “uang buruk”Sama-sama uang sih. sama lezat. Tapi kita tau, kalau semut dikasi makan madu, maka dia akan mati.

BURUNG DAN KEKUATAN CANGKANG TELUR

Seekor burung yang akan menetas, dia akan berusaha dari dalam telurnya untuk memecahkan cangkang telur dengan kedua sayapnya.Namun pada suatu ketika, pernah dilakukan percobaan, mendekati usia penetasan telur tersebut, seseorang memecahkan telur dengan tujuan membantu bayi burung keluar dari cangkang telurnya.Apa yang terjadi?Sayap burung tersebut rapuh, layu, tidak kuat, dan akhirnya burung itu tidak pernah bisa terbang selamanya.Pelajaran yang kita dapatkan dari sebuah proses keluarnya bayi burung dari cangkang telur adalah tentang penting sebuah proses.Sekarang ini, kita dimanjakan berbagai kemudahan. Salah satunya fasilitas kredit yang di keluarkan oleh bankmemang menyenangkan sekali, kita bisa punya mobil mewah dengan hanya bayar 25% dpnya saja dan dicicil selama beberapa tahun.

Pengen punya gadget canggih kita tinggal ajuin kredit yg syaratnya cm ktp dan uang muka beberapa ratus ribuBaru kepengen punya bisnis, cari modal sana sini, dapet dan kita bisa buka bisnis dengan start gede di awal.Wah pasti senang sekali rasanya. Tapi dibalik kehidupan mewah itu kita rapuh.kita belum punya “sayap yang kuat” tapi maksain pengen keluar dari kulit telur.Apa yang terjadi?Kita yang tadinya pengen dipuji, pengen dapat pengakuan, ternyata malah hidup dikejar-kejar cicilan bulanan. Belum lagi kalau dect collectornya galakKemana-mana malah jadi ga tenang. mobil mewah yang ekspektasinya buat jalan-jalan malah ga bisa keluar rumah karena debt collector udah nunggu depan gang.Tapi ada satu hal lagi yang saya dapetin dari mentor bisnis saya.Katakanlah cicilan kita lancar. Ga dikejar-kejar debt collector.Ternyata hutang malah menciptakan mental block lagi bagi kita.Misalkan kita punya hutang bank dengan cicilan 5 juta sebulan.Otomatis di otak kita akan ter-set. “Bulan ini yang penting 5 juta lewat”Beda sama orang yang ngejalanin usaha tanpa punya utang. Targetnya lebih terbuka. Bisa 100 juta, bisa 1 milyar.  Kalau ga tercapai yaudah nyantai aja.Karena apa? karena yg punya hutang tadi di otaknya sudah ter-setting, yaudah kalau 5 juta lewat promosinya mulai di kendorinUntuk masalah ini, akan lebih baik jika kita belajar untuk manage financial pribadi. Ikuti prosesnya, jika kita punya ilmu yang menunjang, maka prosesnya akan lebih mudah dilalui.

 

TEAMWORK ALA SEMUT

Semut memang udah terkenal dengan TEAMWORK-nya ya. Yang jelas-jelas sering ketangkap mata kita itu ya waktu koloni semut dan teman-temannya ngangkut makanan untuk dibawa ke sarangnya. Kita juga pasti pernah liat kalau semut ketemu temennya di dinding mereka sering berpapasan. ada yang bilang itu “salaman”, “ciuman” atau lagi nyapa “hei coi”Apa yang sebenarnya terjadi adalah, mereka itu saling berbagi mKakanan dari mulut ke mulut.Ketika nemuin sesuatu yang berpotensi menghasilkan duit, kebanyakan dari kita biasanya berfikir “SIKAT SENDIRI”ini sih paling sering terjadi sama orang yang baru mulai bisnis.Rasanya sayang banget nih makanan lezat dibagi-bagi

Saya pernah mendengar pepatah“jika kau ingin berjalan cepat, berjalanlah sendiri. Tapi jika kau ingin berjalan jauh, berjalanlah bersama-sama”Dengan mengerjakan sesuatu sendiri, apa yang kita inginkan pasti lebih cepat selesai. Karena hanya ada 1 ide disini. Tapi ingat itu belum tentu yang terbaikNamun jika sesuatu dipecahkan didalam team, ada banyak kepala, banyak ide. memang akan lebih lama. Ide kita mungkin belum tentu akan langsung dianggap yang terbaik. Tapi jika kata “sepakat” telah di temukan, sudah tentu itu adalah hasil terbaik dari gabungan ide beberapa kepala yang sebelumnya saling mengkritisi hingga mendapatkan jawaban terbaik

METAMORFOSIS KUPU-KUPU

Keindahan kupu-kupu yang berwarna-warni ternyata juga tercermin dari kehidupan kupu-kupa yang juga berwarna-warni.Warna-warninya yang cantik dengan berbagai corak yang khas bikin semua orang dari anak kecil sampe dewasa senang kalau ngeliat kupu-kupu.Malahan kalau di film-film india di kejar-kejar sambil ketawa-ketawa penuh sukacita.Tapi coba liat reaksi cewek yang ketemu ulat yang masih belum melalui tahap metamorfosis. Belum jadi kupu-kupu

naudzubillah teriak jerit-jerit jijik sampe lompat keatas kursi.Kenapa dunia ini begitu kejam gan. Padahal sama aja. Cuma beda usia aja.Kita lebih beruntung dari kupu-kupu. Setidaknya ga semua dari kita bernasib seperti itu, tapi semua kupu pasti gitu. Jijik sm ulat yang belum punya sayap. Tapi seneng dan ngejar-ngejar kupu-kupu yang sudah dewasa yang punya sayap yang begitu cantik.Ini sama seperti roda kehidupan dimana disaat kita masih belum menjadi apa-apa layaknya ulat, orang-orang akan menjauhi kita. Tetapi ketika kita telah bermetamorfosis, semua orang akan “mengaku” dekat dengan kita.

GAJAH TAK PERNAH LUPA

Konon katanya gajah punya ingatan yang sangat baik. Bahkan gajah bisa ngingat wajah seseorang yang itu pernah baik atau pernah jahat kepadanya. Dan konon katanya juga, gajah bisa membalasnya.Kebetulan saya suka baca buku-buku inspirasi atau motivasi .Rata-rata org-org sukses (yang bukunya saya baca) mereka bisa nyebutin orang-orang yang berpengaruh bagi kehidupan merekaSetiap pengalaman proses jatuh dan proses bangun mereka dapat menceritakannya secara detail, mungkin dengan cara itulah jika suatu saat mereka terjatuh lagi, mereka akan tau bagaimana cara melewatinya dengan lebih baik

1 thought on “Hewan-hewan ini mengajarkan kita bagaimana menyikapi rezeki‌”

Leave a Reply to A WordPress Commenter Cancel Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *