Diskusi investasi di peer to peer lending Akseleran

Industri peer to peer lending yang tergolong sebagai “pemain baru” intrumen investasi berhasil menyedot perhatian di kalangan masyarakat yang ingin mengembangkan dananya dengan cara berinvestasi.

Salah satu pemain besar peer to peer lending di Indonesia adalah Akseleran.

Akseleran hadir lewat platform website Akseleran.co.id dan juga platform mobile yang dapat di download di Playstore dan AppStore.

Fokus memberikan pinjaman produktif

Industri peer to peer lending dibagi lagi menjadi 2; ada yang untuk pinjaman konsumtif (cicil hp, cicil laptop, dll) dan ada yang untuk pinjaman produktif / pinjaman usaha.

Sedangkan Akseleran, fokus untuk mendanai perusahaan kelas menengah keatas.

Proses Seleksi yang Ketat

Sebagai platform yang menghubungkan antara peminjam dan pemberi pinjaman, tentu Akseleran tak ingin sembarang menampilkan pilihan peminjam. Sebelum menggalang dana, ini syarat yang harus dipenuhi peminjam jika ingin meminjam dana di Akseleran:

1. Berbadan Hukum

2. Usaha minimal sudah berjalan lebih dari 1 tahun

3. Memiliki laporan keuangan 1 tahun terakhir

4. Memiliki agunan minimal 130% dari nilai yang ingin di pinjam ( agunan bisa berupa invoce, po, spk, inventori, tanah dan bangunan, kendaraan dan mesin kerja )

5. Jika agunan berupa tagihan kerja ( invoice, po, spk ) minimal sudah 4x repeat project.

Opsi investasi yang menarik

Dengan ketatnya seleksi peminjam di Akseleran, ini mendorong rendahnya angka telat bayar. Per hari ini TKB di Akseleran menunjukan angka 99,27% artinya hanya sekitar 0,73% peminjam telat bayar.

Dengan return yang lebih tinggi yaitu di angka 15%-21%

Ditambah lagi setiap peminjam memiliki agunan dan Asuransi

GRATIS Rp. 100.000

Kode Promo : FARIZ100

Masukkan kode promo FARIZ100 saat mendaftar Akseleran pada bagian kode referral untuk mendapatkan saldo Rp. 100.000

Tips berinvestasi di Akseleran

Setiap investasi, pasti memiliki resiko. Akseleran menawarkan imbal hasil yang cukup tinggi ( 15%-21% ) dan sesuai dengan prinsip investasi high risk high return, dikarenakan produk investasinya adalah pinjaman jangka pendek untuk pelaku usaha, maka ada resiko keterlambatan. Dan berikut adalah cara menghindarinya.

1. Diversifikasi (sebar dana)

Kami sangat menganjurkan agar setiap investor di akseleran melakukan sebar dana ke banyak pelaku usaha. Dan jangan menumpuk dana pada satu pelaku usaha.

2. Perhatikan rating perusahaan.

Imbal hasil/ bunga memang yang paling menarik, tapi yang terpenting adalah memperhatikan rating perusahaan. Tim kredit analis kami melakukan analisa terlebih dahulu terhadap perusahaan, dan memberikan rating perusahaan. Ratingnya adalah A sampai C. Rating yang semakin mendekati rating A adalah yang lebih baik. Sedangkan semakin mendekati ke rating C memiliki resiko lebih besar.

3. Prioritaskan ke campaign yang di proteksi asuransi.

Jika kemungkinan terburuk terjadi, perusahaan peminjam mengalami kebangkrutan, setidaknya 85% dari nilai investasi di cover oleh asuransi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *